Annyeong!!
okeh, ini adalah FF pertama gw. ff ini akan dibagi dalam beberapa chapter. ini adalah FF khunjung. tapi itu masih lama.*apaan si gw*
ada beberapa couple, tapi yang official cm khunjung, taecsica sama soozy.
All cast: Eunjung (T-ara), Nichkhun (2PM), Taecyeon (2PM), Kim soohyun, Suzi (Miss A), Jessica (SNSD), Tiffany (SNSD), Lee jangwoo, Victoria (F(x)), Hyomin (T-ara), Wooyoung (2PM), Vera Horvejkul, Cheerren Horvejkul, Nichan Horvejkul, Nattasha Horvejkul.
buat part 1 ini castnya: Eunjung (T-ara), Nichkhun (2PM), Taecyeon (2PM), Kim soohyun, Suzi (Miss A)
FF ini lebih ke kehidupan Eunjung soalnya dia center of storynya.. kekekekek..
udah ah baca aja nih.. =]


Eunjung jalan sempoyongan, perasaannya bercampur saat ini,
antara marah, bodoh, kesal pada diri sendiri, dan menyesal. Hari ini ej sengaja
berdandan demi datang ke pertandingan basket taecyeon, teman satu sekolahnya
yang ia sukai sekitar 3 bulan ini. Sayangnya saat ej datang,taec malah sedang
asik berduan dengan suzi, sahabat sekaligus rival ej. Padahal hari ini ej
sengaja mengubah penampilannya yang bisa dibilang culun menjadi lebih modis.
Biasanya ej selalu mengepang rambutnya dan menggunakan kacamata besarnya. Tapi
hari ini ej mengenakan kaos putih, jins dan topi pink dengan rambut tergerai
serta memakai softlens. Ej terlihat begitu mempesona terbukti dari tatapan
kagum para namja yang melihatnya di stadiun. Ej menyaksikan pertandingan taec
hingga selesai, ej yakin disela pertandingan taec melihatnya, tapi mengapa
setelah selesai bertanding taec malah menemui suzi dan mengobrol dengannya?
Pertanyaan inilah yang mengelayuti benak ej. “dasar PHP” umpat ej kesal.
Sepanjang jalan ej menendang2 kaleng minuman kosong dengan perasaan kesal dan
marah. Sesekali ej menggaruk garuk rambutnya yang tidak gatal seperti orang gila.
Beruntung bagi ej, beberapa menit setelah ej memungut kaleng yang sedari tadi
dia tendang untuk dibuang ke tempat sampah, ej melihat seorang ibu tengah
menjadi korban perampokan disudut jalan.
“yah!!” teriak ej “apa yang kalian lakukan??” tanya ej masih
dengan suara tinggi.
Tanpa basa basi ej langsung menghajar hingga KO ketiga
rampok itu. Bukan hal sulit bagi ej yang pemegang sabuk hitam taekwondo untuk
menghajar tiga rampok tengik itu.
“kamsahamnida agashi” ujar ibu tersebut
“omuni gwenchanayo??” tanya ej sopan
“ne.. jeongmal kamsahaeyo agashi” ucap ibu itu tus
“anio omuni gwenchana. Omuni kau harus lebih hati2.
Arachi??”
Ej dan ibu tersebut duduk dibangku taman dan mengobrol. Ibu
tersebut ternyata baru dikorea dan belum terlalu fasih berbahasa korea.
Iadatang mengunjungi anaknya. Ibu tersebut sangat berterimakasih dan bersyukur
karena ej telah menolongnya. Ia sangat tersentuh dengan kebaikan ej. Ej memang
anak yang sangat baik. Ia sangat sopan dan manis, sangat meghargai orang tua
dan suka menolong.
“baiklah omuni, aku permisi dulu”
“ne gomawo nak, sebentarlagi anakku akan datang menjemputku.
Oh iya topinya?”
“untuk omuni saja. Cuaca sedang panas”
“baiklah aku akan menyimpannya”
“ne annyeongigiseo omuni” ej menunduk hormat lalu pergi
Perasaan ej saat ini jauh lebih baik. “Setelah menolong
orang dan menghajar penjahat, tak kusangka perasaanku bisa sebaik ini. Haha”
sepanjang jalan ej tertawa geli sendiri hingga tak menyadari apa yang ada di
depannya.
Brukk..
“aahh..” eunjung meringis kesakitan, dia terjatuh setelah
bertabrakan. tepat di depannya ada seorang yang juga merasakan sakit yang sama.
“Yah!!”
Namja itu berteriak dan bangun, melihat eunjung yang
kesakitan karena juga terjatuh, namja itupun mengulurkan tangan dan
membangunkan eunjung.
“gwenchana?” ujarnya pelan
“ne, gwencana” eunjung bangun lalu melihat malaikat yang
baru saja mengangkatnya bangun. Eunjung tidak bisa mengalihkan matanya dari
namja tersebut.
“chogio.. agashi gwenchanayo?” katanya lagi melihat eunjung
yang sedari tadi hanya menatapnya..
“ne.. ne.. ne..” kata eunjung gugup.. “ah jjosonghaeyo aku
jalan tidak hati-hati” lanjutnya
“ah anio, cega mianhaeyo, aku sedang terburu buru jadi aku
sungguh minta maaf” nichkhun menundukkan kepalanya
“tidak tidak apa apa” kata eunjung masih gugup
Mereka saling berpandangan selama beberapa menit, lalu
mereka tertawa ringan.
“baiklah kalau kau tidak apa, aku pergi dulu. Sampai jumpa!”
nichkhun menundukan kepalanya lalu pergi..
Eunjung pov
“Tadi itu orang atau malaikat? Tampan sekali, baru kali ini
aku melihat pria yang begitu tampan. Jauh lebih tampan dari ok taecyeon. Selain
itu dia sangat baik. Bukannya memaki aku dia malah membantu aku bangun. Padahal
itu salahku karena jalan tidak melihat kedepan. Aku masih belum bisa
menghilangkan sifat cerobohku ini. Aku harap aku bisa bertemu dengan dia lagi.
Aiss bodoh sekali, mengapa tadi tidak menanyakan no hp nya. Jangankan no hp,
namanya saja aku tidak tahu.. ahh”. Eunjung memukul mukul kepalanya.
---------
“eunjung-ah..”
Eunjung celingak celinguk merasa ada yang memanggilnya, dia
menoleh kesamping dimana asal suara itu berada.
“sohyun-ah” eunjung menyapanya sambil melambaikan tangan.
Sohyun mendekati eunjung “yaa, jadi ini benar kau,
eunjung-ah. Kau cantik sekali hari ini, beda dari biasanya”
“jinjja? Ah aku hanya sedikit dressup” balas eunjung malu
sambil terkekeh.
“ngomong-ngomong sohyun-ah, apa yang sedang kau lakukan
disini?”
“ehmm.. aku sedang mencari kado untuk suzi, dua hari lagi
kan ulang tahunnya”
“jinjja?? Wah aku teman sekamarnya saja tidak tahu. Otokhe
araso sohyun-ah?”
“sebenarnya aku sangat menyukai teman sekamarmu itu”
“oh begitu...” wajah eunjung langsung berubah suram.
“kasihan sekali sahabatku ini, suzi sebenarnya menyukai
taecyeon. Begitu juga denganku” batin eunjung.
“eunjung-ah, kenapa wajahmu berubah menjadi seram begitu?
Kau cemburu padaku ya?” sohyun kemudian terkekeh..
“yah.. kenapa aku harus cemburu?” eunjung memajukan bibirnya
kesal. Sohyun semakin terkekeh melihat tingkah lucu sahabatnya itu.
“lalu kau membeli kado apa untuknya?”
“molla.. yah eunjung-ah tolong beri tahu aku apa yang suzi
sukai, oeh?” pinta sohyun manja.
“ehhmm.. aku rasa suzi suka boneka rilakuma yang berukuran
sangattt besar” tangan eunjung melebar mengambarkan betapa besarnya boneka
itu..
“rilakuma? Itu sih kesukaanmu” sohyun mencubit pipi chubie
eunjung lembut
Mereka berdua kemudian tertawa..
“ommo, kau tahu aku suka rilakuma.. debakk!”
“yah kita kan berteman dari SMP”
“oo benar juga” ujar eunjung polos
Keduanya lalu tertawa bahagia.. dari seberang jalan suzi dan
taecyeon melihat kejadian itu.
“mereka sangat dekat ya? Sepertinya lebih dari sahabat” ujar
suzi seolah memanas manasi keadaan. Tecyeon yang ada disebelahnya hanya melihat
dan mengangguk. Lalu dia memalingkan muka dan terlihat sangat kesal..